GREAT Info 17

SAY NO TO STRAW

Inggris mengusulkan larangan penggunaan sedotan plastik sekali pakai. Para aktivis meminta semua orang untuk mengikuti langkah tersebut dan meninggalkan penggunaan sedotan. 8 juta ton sampah terseret ke laut, demikian hasil penelitian baru-baru ini.

Dalam Pertemuan Kepala-Kepala Pemerintahan Persemakmuran di London hari Kamis (19/4), Perdana Menteri Inggris Theresa May mengumumkan rencana untuk melarang sedotan plastik, alat pengaduk dan korek telinga dari kapas. May meminta negara-negara Persemakmuran lainnya melakukan hal sama.

Melewatkan penggunaan sedotan saja tidak akan menyelesaikan masalahnya, kata Nick Mallos, direktur Program Laut Bebas Sampah di Ocean Conservancy. “Tetapi ini merupakan tindakan nyata yang kita semua sebagai individu dapat lakukan agar membuahkan hasil,” ujarnya.

“Ini juga berkaitan dengan perubahan sikap yang terjadi sewaktu kita mulai berpikir, ‘Oh, saya tidak perlu sedotan,” lanjut Mallos. “Ini berlanjut ke aspek-aspek lain dalam pengambilan keputusan sebagai konsumen. Mungkin setelah meninggalkan sedotan menjadi kebiasaan, kita memikirkan langkah berikutnya yang akan diambil untuk mengurangi sampah.