GREAT Info 16

Prancis Larang Penggunaan Peralatan Makan Sekali Pakai dari Plastik

Prancis mengeluarkan kebijakan baru yang melarang penggunaan peralatan makan sekali pakai berbahan plastik mulai tahun 2020 mendatang.

Keberadaan kebijakan yang melarang penggunaan peralatan makan berbahan plastik, diharapkan dapat mengakhiri ketergantungan Prancis terhadap barang-barang plastik sekali pakai.
Prancis mengeluarkan kebijakan baru yang melarang penggunaan peralatan makan sekali pakai berbahan plastik mulai tahun 2020 mendatang. Pembuatan peralatan makan dari plastik akan digantikan dengan bahan yang lebih organik dan dapat terurai secara domestik.

Kebijakan ini menyusul pelarangan total plastik belanja yang telah diterapkan sejak Juli lalu, dan termasuk dalam rencana untuk menjadikan Prancis sebagai percontohan dunia dalam hal mengurangi konsumsi energi, limbah produksi plastik dan polusi yang disebabkan oleh sampah plastik.

Tahun lalu, ada sekitar 4,73 juta gelas plastik sekali pakai dan 17 juta kantong plastik yang dipakai di seluruh Prancis. Dengan keberadaan kebijakan baru ini, diharapkan dapat mengakhiri ketergantungan Prancis terhadap barang-barang plastik sekali pakai.

Larangan tersebut awalnya akan diberlakukan pada tahun 2017, namun akhirnya baru akan diberlakukan pada tahun 2020 guna memberikan waktu pada para produsen untuk menyesuaikan diri.

Pemerintah menetapkan bahwa dalam jangka waktu tiga tahun, 50 persen bahan yang digunakan untuk pembuatan peralatan makan sekali pakai harus organik dan dapat terurai. Presentase tersebut akan meningkat menjadi 60 persen pada tahun 2025.

Kabar ini tentu disambut gembira oleh para konservasionis di seluruh dunia. Dengan prediksi bahwa jumlah plastik di lautan kita akan lebih banyak dibanding ikan pada tahun 2050, langkah berani seperti yang dilakukan oleh Prancis sangat berarti dalam mengurangi masalah sampah dunia.

Green Active Youth,
Love Nature, Love Life