GREAT Info 15

#Goalsfor2018
Tinggalkan sedotan. Gunakan mulutmu!

Banyak yang lupa dengan bentuk sampah plastik yang satu ini hingga dengan mudahnya dipakai dan dibuang dengan enteng: sedotan plastik.

Restoran cepat saji, restoran kelas menengah, yang elite, hingga yang mangkal di pinggir jalan, sangat biasa menyajikan sedotan plastik bersama minuman dingin. Kebiasaan ini memunculkan konsep pasangan gelas dan sedotan sebagai dua hal yang saling melengkapi. Pun membuat ketergantungan orang-orang terhadap sedotan tetap terjaga, seakan tak bisa menyeruput minuman langsung dari gelasnya.

Gaya hidup yang demikian hampir merata di berbagai masyarakat. Dalam kompilasi data yang disusun Eco Watch, kurang lebih 500 juta sedotan plastik dibuang setiap hari setelah dipakai sekali saja. Sedotan plastik masuk dalam kategori produk berbahan plastik yang 50 persennya dibuang saat sudah selesai digunakan.

Anda kini sudah mengerti betapa besarnya efek sedotan plastik yang biasanya hanya dipakai sekali bukan? Oleh karena itu, mulai saat ini hindarilah penggunaan sedotan plastik saat Anda makan di luar rumah. Minumlah langsung dari gelas atau jika Anda merasa masih membutuhkan sedotan, belilah sedotan yang bisa dipakai berulang kali seperti sedotan yang terbuat dari bambu, stainless steel, atau bahan gelas. Bawa selalu sedotan ini di tas Anda dan bersihkan saat tiba di rumah. Dengan begitu, penggunaan sedotan plastik sekali pakai bisa berkurang.